Resume Djoeroe Masak #1
Judul: Djoeroe Masak - Jenang Bukan Dodol
Penulis: Dyah Prameswarie
Editor: Ferrial Pondrafi
Penerbit: Metamind
Cetakan: Pertama, Juni 2017
Tebal: xii + 148 halaman
Buku Djoeroe Masak dengan seri berjudul Jenang Bukan Dodol menceritakan seorang gadis Yogya yang bernama Sedayu. Statusnya sebagai mahasiswi, tidak pernah menghalangi dirinya untuk selalu membantu Ibuk mengolah berbagai jenang. Selepas subuh, dia juga membantu Ibuk menjajakan jenang pincuk di salah satu jongko Pasar Ngasem. Biasanya para pembeli sudah mengantre dengan wajah tak sabaran.
Suatu pagi, Sedayu dan Ibuk menemukan pembeli yang sikapnya kurang sopan. Pria itu bernama Aidan. Dia merupakan seorang chef yang baru setahun lulus kuliah dari jurusan kuliner di New York. Pilihannya tersebut ditentang oleh ayah dan ibunya. Namun setelah lulus, ayahnya ingin Aidan segera pulang dan menantangnya untuk membuka restoran yang bercita rasa Indonesia di Bandung.
Aidan menerima tantangan tersebut. Sayang, karirnya langsung hancur saat itu juga karena bubur sumsum yang disajikan sebagai hidangan penutup malah basi. Merasa telah mengecewakan ayahnya, Aidan sengaja datang mencari Ibuk untuk meminta ditunjukkan cara membuat jenang dan kue-kue tradisional lainnya. Awalnya Ibuk menolak. Namun melihat bagaimana Aidan mengiba, akhirnya Ibuk mendelagasikan tugas tersebut kepada Sedayu.
Rupanya Sedayu bukan hanya mengajarkan Aidan cara membuat jenang. Dia juga berusaha mengembalikan rasa percaya diri Aidan. Seperti yang sudah bisa ditebak, bersama aroma santan dan gula merah, Sedayu dan Aidan pun mulai saling menyukai.
Namun tiba-tiba Aidan harus kembali ke Bandung, membuat hubungan mereka menjadi buruk. Sedayu merasa cemburu pada Alisha, gadis yang membuat Aidan pergi meninggalkan dirinya.
Konflik semakin terasa panas ketika Aidan sekali lagi mempertaruhkan karirnya sebagai juru masak. Dia menantang Tria, mantan sous chef di restorannya, untuk melakukan cooking battle. Mereka sepakat untuk menyajikan Indonesia platter, sepiring makanan yang mewakili jajanan pasar Indonesia.

Komentar
Posting Komentar